Duaarrr!! Kapolri Tito Karnavian Bicara Ekonomi, Ia meyakini Malaysia, Australia, Singapura Tak Rajai Ekonomi Asia

[Portal-Umat.com], Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa Malaysia, Australia, Singapura tidak bisa menjadi negara yang dominan di bidang ekonomi Asia. Pasalnya menurut Tito, ketiga negera tersebut tidak memiliki keseluruhan tiga syarat untuk menguasai ekonomi yakni populasi besar, sumber daya alam melimpah dan wilayah luas.

Kapolri Tito Karnavian Bicara Ekonomi, Ia meyakini Malaysia, Australia, Singapura Tak Rajai Ekonomi Asia/foto sindonews

Khusus untuk Singapura, lebih lanjut Ia menerangkan, negara itu tidak punya angkatan kerja yang besar. Ditambah tidak memiliki wilayah luas serta sumber daya alam, sehingga hanya mengeruk kekayaan negara lain.


Baca Juga: Jokowi Mengaku Tak Akan Beri Ruang Kepada Pemilik Paham Radikal, Bagaimana Dengan Pemilik Modal Asing dan Aseng?


Khusus untuk Singapura, lebih lanjut Ia menerangkan, negara itu tidak punya angkatan kerja yang besar. Ditambah tidak memiliki wilayah luas serta sumber daya alam, sehingga hanya mengeruk kekayaan negara lain.

"Singapura enggak bisa dominan, enggak punya angkatan kerja besar, enggak punya sumber daya alam melimpah. Harus pikir kuasai sumber daya alam di Indonesia dan Malaysia," ujarnya di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Sementara itu Tito menjelaskan, Malaysia meski punya tenaga kerja besar dan kaya sumber daya alam, tapi enggak punya wilayah yang besar. Lalu, Australia punya wilayah yang luas dengan sumber daya alam banyak, namun kekurangannya yakni tidak memiliki jumlah tenaga kerja secara masif.


Baca Juga : Wow!! Gugat Keputusan Pemerintah, HTI Sampaikan 41 Alasan di PTUN


"Australia sulit, luas wilayah besar, sumber daya alam melimpah tapi enggak punya tenaga kerja masif. Nah Indonesia memiliki tiga persyaratan ini, China, India, Amerika Serikat, Rusia, Indonesia, Brasil, Afrika Selatan itu negara yang punya potensi negara dominan di bidang ekonomi," pungkasnya.

[sindonews]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...