Gas Melon 3 Kg Langka, Kata Pertamina Penyebabnya Banyak Keluarga Memasak



Gas elpiji 3 kilogram (Kg) di berbagai daerah mengalami kelangkaan. Bahkan, di Jakarta, kelangkaan gas elpiji terjadi selama satu bulan.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati mengatakan persediaan gas elpiji yang menipis ini disebabkan tingginya permintaan saat libur panjang beberapa waktu lalu. Menurutnya, banyak masyarakat yang memasak lebih banyak saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Permintaan saat libur panjang kemarin memang mengalami peningkatan. Sepertinya karena libur panjang, banyak keluarga yang memasak lebih banyak dari biasanya atau karena ada kegiatan peringatan keagamaan," ujar Dian kepada JawaPos.com di Jakarta, Selasa (5/12).

Baca juga : BABAK BARU PALESTINA, DONALD TRUMP NGEYEL INGIN JADIKAN YERUSSALEM IBUKOTA ISRAEL

Untuk itu, Pertamina bakal melakukan operasi pasar elpiji 3 Kg. Hal ini sebagai upaya menjaga pasokan gas tersebut. Operasi pasar akan dilakukan dalam waktu dua hari ke depan.

"Kami berharap masyarakat tidak mampu yang memang target pengguna LPG 3 kg dapat memanfaatkan operasi pasar ini dengan baik," kata Dian.

Pertamina mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian elpiji 3 kg secara berlebihan. Apabila, masyarakat masih menemukan adanya kesulitan dalam menemukan elpiji 3 kg atau adanya harga yang tidak wajar, maka bisa menghubungi Contact Pertamina di nomor 1500000.

Sebelumnya, hampir satu bulan, warga Jakarta sulit mendapatkan gas melon ukuran 3 kilogram. Alhasil, akibat langkanya gas melon itu, warga menjadi sulit beraktifitas.

Baca juga :  VIRAL!! LAGU INI MENDADAK TERKENAL GARA-GARA ABU JANDA DAN ILC TVONE


Winda, 42, salah seorang warga RT 03/01 Kalideres, Jakarta Barat mengeluhkan langkanya penjualan gas 3 kilogram. Sehingga, dia bingung memasak untuk memberikan makan keluarganya.

"Sudah cari kesana kemari tapi kosong. Kita bingung mau masak kagak bisa. Sudah mau jalan sebulan," tutur Winda.[t]


Baca Tulisan Lainnya : 

NGAKU NU TAPI PERSOALKAN HADITS, ABU JANDA "DIHABISI" MAHFUD MD DI ILC.


No comments