Ternyata Hanya Provokator Yang Tolak Ust Abdul Somad, Buktinya Raja Bali Ikut Duduk Dan Dengarkan Ceramah Ust Abdul Shomad



[Portal-umat.com], Provokator safari dakwah ust abdul shomad hanyalah segelintir orang. yang memang ingin membikin umat di indonesia terpecah belah. Ust Abdul shomad terbukti diterima dengan baik di bali. baik dari kalangan muslim maupun non muslim. bukti kuat ust abdul somad diterima kalangan non muslim adalah turut hadirnya raja bali id cocorda pemecutan XI yang duduk dan ikut mendengarkan cerama ust abdul somad.

hal ini diutarakan warga muslim asli bali yaitu agung soni  dia menceritakn lewat akun facebooknya demikian 



"Islam & Hindu Hidup Harmoni Ratusan Tahun di Bali"


Sebagai seorang muslim yang darah kental dari nenek dan ibu saya yang asli Bali, rasanya haru melihat raja Bali Ida Cokorda Pemecutan XI berjabat tangan erat, dan memeluk Ustadz Abdul Somad kemarin.


Raja Pemecutan XI juga hadir di Masjid Baiturrahmah Kampung Jawa dan duduk mendengarkan tausiyah dari Ustadz Abdul Somad bersama jamaah lainnya yang membludak hampir tidak tertampung.

Inilah kebahagiaan buat banyak muslim berdarah Bali, seperti saya.

Bagaimana rasanya, melihat orang terhormat yang beragama lain, mau duduk, mendengar dan berjabat tangan erat memeluk seorang Ulama yang barusan saja mau dijadikan sasaran tembak sebagai umpan pemecah belah antara Islam & Hindu di Bali yang sudah subur hidup harmoni selama ratusan tahun? 

Pecah air mata saya......

Sasaran tembak itu ternyata bukan orang sembarangan.

Politisasi kedatangan Ustadz Abdul Somad ke Bali tidak berhasil.

Bahkan inilah bukti, bahwa Allah Ta'ala menjaga keharmonisan Umat Islam dan Umat Hindu di Bali selama ratusan tahun hingga sekarang ini.

Kami bangga disebut "nak slam" ( Orang Islam) oleh saudara kami yang Hindu di Bali.

Mereka bagian Ukhuwah Wathon, Saudara sebangsa setanah air. 
Kami hidup berdampingan damai di Bali.

Jelas, adu domba devide at impera oleh politisi, oleh oknum, oleh ormas atau siapapun kemarin atas momen safari dakwah UAS di Bali adalah perbuatan lacur dan jahat. 

Allahu Akbar!
Astungkara....
hidup harmoni adalah sebuah pilihan bijak dan provokasi adalah sebuah kejahatan''.

Provokator hanyalah provokator yang entah dapat jatah berapa untuk mencoba pecah belah umat islam dan hindu yang selama ini sudah terjalin dengan baik.



Baca Tulisan Lainya  : 

No comments