TOMPI MINTA PELAKU HOAX DIHUKUM CAMBUK: KASIHAN, MANA TEGA ?


Ngartis dari Aceh yang bernama Tompo, eh maaf Tompi mengusulkan pelaku hoax dihukum cambuk sampai bloon. Sepertinya usulan ini patut di apresiasi, terlebih muncul dari putra Aceh yang menerapkan Qanun dan diantaranya ada Uqubat (sanksi) cambuk.
Namun, usulan dicambuk sampai bloon, ini yang rasanya agak berlebihan. Sebab mana tega, membuat yang sudah bloon lantas dicambuk sampai bloon ?
Coba, siapa yang tega si bloon yang berkoar hoax tentang mobil SMK, kemudian di sanksi cambuk. Lantas, mau dicambuk hingga bloon level berapa ? siapa yang tega si bloon yang berkoar hoax tentang mau buy Back Indosat, kemudian di sanksi cambuk. Lantas, mau dicambuk hingga bloon level berapa ?
Siapa yang tega si bloon yang berkoar hoax tentang sedih Kalo Import, kemudian di sanksi cambuk. Lantas, mau dicambuk hingga bloon level berapa ? Siapa yang tega si bloon yang berkoar hoax tentang tidak akan ngutang, kemudian di sanksi cambuk. Lantas, mau dicambuk hingga bloon level berapa ?
Hoax-hoax yang diciptakan penguasa itu telanjang, terbuka, dilihat oleh siapapun. Saksinya, jutaan pasang mata rakyat Republik Indonesia. Lantas, apakah sangsi cambuk sampai bloonnya juga harus disaksikan jutaan pasang mata ? Siapa tega ?
Belum laba hoax rumah bagi korban bencana NTB. Sekarang sudah berani janji lagi bikin rumah korban tsunami selat Sunda. Klo terbukti hoax lagi, siapa yang tega mencambuknya dan menjemur di bibir pantai hingga diterjang tsunami ?
Kadang-kadang TOMPI agak berlebihan. Cuma, boleh juga itu polisi segera menyidik hoax hoax yang diproduksi rezim. Jangan sampai, operasi mencari penebar hoax itu hanya ditujukan kepada rakyat jelata, sementara penguasa sesuka hati memproduksi hoax.
Lah, sebentar lagi kampanye Pilpres. Lantas yang sebar hoax politik tahun 2014, dan sekarang mau tebar hoax lagi didepan jutaan pasang mata apa harus dicambuk ? Bahkan sampai bloon ? Lantas, mau dicambuk hingga bloon level berapa ?
Sesuatu itu harus diserahkan ahlinya, jika kebiasaannya ngamen komentar Ngurus negara ya bisa rusak dunia. Sama, seperti orang yang biasa urus kayu jati diserahi amanah urus negeri. Rusak tuh negara.
Operasi hoax ini bukan berarti tanpa tujuan. Tapi ini usaha sia-sia. Sebab, persepsi rakyat itu sudah ijma' ogah dipimpin tukang urus kayu jati. Rakyat inginkan perubahan, rakyat ingin segera keluar dari semua kengerian ini.
Tidak ada sejarah, sepanjang sejarah negeri ini, keterbelahan begitu nampak telanjang. Pemimpin yang zalim, tidak mampu mengendalikan persoalan, dia justru ikut hanyut dengan persoalan yang langsung maupun tak langsung dia ciptakan. [].

0 Response to "TOMPI MINTA PELAKU HOAX DIHUKUM CAMBUK: KASIHAN, MANA TEGA ?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...